PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN
PASACASARJANA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
UJIAN
AKHIR SEMESTER
Nama : Elyasa
No. Reg : 7616 120 159
Motto : Yakin, Usaha, Sampai
Mata
kuliah : Orientasi baru dalam Psikologi
Dosen : Prof. Dr. H. Mukhneri Mukhtar,
M.Pd
Soal:
“organizational commitment
is defined as desire on the part employee to remain a member of the
organizations”, terdiri dari indikator ; (1) affective
commitment, (2) continuance
commitment, (3) normative commitment.
Menurut Colquit, et.al., ada beberapa faktor yang mempengaruhi atau penyebab
munculnya komitmen organisasi yang dilihat dari organizational mechanism, group mechanism, individual characteristics
dan individual mechanism.
1. Jelaskan
komitmen organisasi yang dilihat dari indikator tersebut di atas, dengan
memberikan contoh pada lembaga anda kerja.!
Jawab: Menurut Colquitt, Lepine
dan Wesson dalam bukunya “Organizational Behavior: Improving,
Performance and Commitment in the Workplace” (2009), menyebutkan
ada tiga jenis/indikator komitmen organisasi, yaitu: pertama affective commitment merupakan
keinginan kuat untuk tetap menjadi anggota organisasi karena adanya ikatan
emosional (emotion-based reasons) dengan
sesama karyawan, dan keterlibatan dalam organisasi. Kedua, continuance commitment
dijelaskan sebagai keinginan yang kuat untuk tetap menjadi anggoata organisasi
karena adanya kesadaran akan kerugian atau kehilangan (cost-based reasons) yang timbul bila meninggalkan organisasi,
sehingga perlu merasa bertahan menjadi bagian dari organisasi. Ketiga, normative commitment merupakan keinginan kuat untuk tetap menjadi
anggota organisasi karena merasa berhutang kepada organisasi (obligation-based reasons) sehingga
merasa berkewajiban itu. Jadi bagi seorang karyawan yang memiliki komitmen
organisasi, ia memiliki keinginan yang kuat untuk tetap bertahan menjadi
anggota organisasi meskipun alasanya mungkin karena emotion-based reasons, cost-based reason atau obligation-based reason.
Contohnya: ditempat saya bekerja
(SMKN 4 Bima – NTB), bahwa para guru (tua-muda, PNS, dan Honorer) tetap
bertahan pada Lembaga sekolah dikarenakan adanya rasa ikatan kekeluargaan atas
dasar satu daerah, teman sepermainan, akan tetapi selain itu juga ada beberapa
guru yang tetap bertahan mengajar karena membutuhkan pekerjaan tersebut untuk
memenuhi nafkah hidupnya.
2. Jelaskan
factor-faktor yang menyebabkan atau mempengaruhi munculnya comitmen organisasi
dari sudut pandang psikologis organisasi.
Jawaban
: Komitmen organisasi merupakan sebuah gejala
yang timbul dari suatu kondisi psikis (kejiwaan) seseorang/anggota organisasi
untuk berkeinginan kuat tetap berada dan menjadi bagian dari organisasi
tersebut baik secara terpaksa maupun tidak. Sebagaimana yang dikutip oleh
McShane dan Von Glinow dalam R.D Hackett, P. Bycio, and P.A. Hausdorf, “Futhur Assessments of Meyer and Allen’s”
(1991) Three-component Model of
Organization Commitment, Journal of Applied Psychology 79” (1994:15-23)
komitmen organisasi dipengaruhi oleh; a) keadilan dan dukungan, b) nilai-nilai
bersama, c) kepercayaan, d) pemahaman organisasi, dan e) keterlibatan pegawai. Hal
ini senada dengan apa yang disampaikan oleh George dan Jones dalam bukunya “Understanding and Managing Organizational
Behavior” (2005;75), “organizational
commitment is the collection of fellings and beliefs that have about their
organization as a whole”. Artinya bahwa komitmen organisasi lahir dari
kumpulan perasaan dan kepercayaan yang dimiliki anggota organisasi tentang
organisasi dan keseluruhanya. Diperkuat juga oleh O’Reilly dalam Mullins
(2005;901) yang mengatakan bahwa komitmen organisasi adalah ikatan psikologis
yang dimiliki oleh individu terhadap organisasi, mencakup rasa keterlibatan
didalam pekerjaan, loyalitas, dan kepercayaan terhadap nilai-nilai yang dianut
organisasi. Colquitt, et. al (2009:67) mengistilahkan kondisi tersebut dengan affective commitment, continuance commitmen,
and normative commitment.
Dari berbagai teori di atas, maka ada
beberapa factor yang menyebabkan munculnya komitmen organisasi dari sudut
pandang psikologis, diantaranya :
a. Rasa
kepuasan kerja (Job satisfaction)
b. Rasa
keadilan
c. Motivasi
d. Rasa
kepercayaan
e. Adanya
etos kerja yang tinggi
f. Stress
g. Pengambilan
keputusan
3. Jelaskan
pula kenapa factor-faktor tersebut dapat menyebabkan munculnya komitmen
organisasi.
Jawab: Dari berbagai factor
psikologis di atas, maka akan dijelaskan keterkaita/pengaruhnya dengan komitmen
organisasi:
a. Rasa
kepuasan kerja, (Job satisfication) adalah perasaan menyenangkan yang dirasakan
oleh seseorang yang timbul dari hasil penilaianya terhadap pekerjaan dan
pengalaman kerjanya sehingga akan menimbulkan sebuah komitmen terhadap
pekerjaanya atau tempat dia bekerja (organisasi). Kepuasan kerja dapat diteliti
dan diamati berdasarkan sikap serta keinginan yang diharapkan seseorang atas
pekerjaanya.
b. Rasa
keadilan adalah persepsi seseorang terhadap kejujuran/keadilan yang dilakukan
oleh pemegang otoritas di dalam pengambilan keputusan tentang outcomes yang
diperolehnya. Hal ini akan sangat mempengaruhi kinerja dan loyalitas karyawan
terhadap pekerjaan atau pemimpinya.
c. Motivasi
merupakan suatu dorongan yang kuat, tingkat usaha individu dalam melakukan
tugas/pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya baik yang timbul dari
internal maupun eksternal. Seseorang dengan motivasi yang tinggi maka akan memiliki
loyalitas terhadap oganisasinya.
d. Rasa
kepercayaan, ialah keyakinan timbale balik berdasarkan pengharapan positif
kepada niat dan tindakan otoritas dalam kaitanya dengan pelaksanaan tugas,
kewenangan dan tanggung jawab yang secara operasional sesuai dengan pencapaian
tujuan organisasi. Kepercayaan terhadap otoritas meningkatkan/berkembang ikatan
emosional dan rasa kewajiban.
e. Adanya
etos kerja yang tinggi. Etos kerja adalah sikap dasar yang dimiliki
individu/kelompok yang diterapkan dalam bekerja untuk mencapai tujuan dengan
dilandasi oleh nilai-nilai dan norma-norma yang dianut dan dipengaruhi cara
pandang tentang kerja dengan melaksanakan pekerjaan dengan penuh tanggungjawab,
menghargai waktu, pantang menyerah, dan membangun hubungan komunikasi yang baik
serta dapat diandalkan.
f. Stress, sebagai suatu kondisi
dinamis di mana individu dihadapkan pada kesempatan, hambatan dan keinginan dan
hasil yang diperoleh sangatlah penting tetapi tidak dapat dipastikan. Stres kerja adalah dikarenakan
adanya ketidakseimbangan antara karakteristik kepribadian karyawan dengan
karakteristik aspek-aspek pekerjaannya dan dapat terjadi pada semua kondisi
pekerjaan. Semakin tinggi tingkat
stres seseorang maka akan berdampak pada menurunya kinerja seseorang dan
loyalitasnya pada pekerjaan.
g. Pengambilan
keputusan merupakan kegiatan pemilihan alternative yang disediakan untuk
menciptakan tujuan organisasi. Keputusan
itu diambil dengan sengaja, tidak secara kebetulan, dan tidak boleh sembarangan.
Masalahnya telebih dahulu harus diketahui dan dirumuskan dengan jelas,
sedangkan pemecahannya harus didasarkan pemilihan alternatif terbaik dari
alternatif yang ada. Mungkin argumen terkuat untuk pengambilan keputusan
kelompok adalah bahwa setiap hal mengarah pada kepuasan tiap anggota akan
meningkat dan komitmen anggota lebih besar terkait tindakan yang diputuskan.
4. Jelaskan
indicator dari masing-masing variabel yang membentuk komitmen organisasi,
dengan memberikan gambaran/contoh sesuai dengan pemahaman anda yang ditinjau
dari konsep psikologi organisasi.
Jawab:
Dari berbagai factor (variabel) yang yang
dapat mempengaruhi terwujudnya suatu komitmen organisasi yang telah dijelaskan
di atas, maka dapat disusun item-item indicator dari variabel-variabel tersebut.
a. Rasa
kepuasan kerja (Job satisfaction)
Ø Adanya
peningkatan gairah kerja
Ø Adanya
semangat kerja yang tak mengenal waktu
Ø Perasaan
kerja tanpa pamrih
Ø Adanya
perhatian dan focus pada karir
Ø Adanya
perasaan senang menghargai pekerjaan sendiri
b. Rasa
keadilan
Ø Adanya
rasa adil dalam pembagian upah
Ø Adanya
rasa adil dalam pemberian penghargaan
Ø Adanya
rasa adil dalam proses evaluasi
Ø Adanya
rasa adil dalam pembagian tugas
Ø Adanya
rasa adil dalam pemberian promosi
c. Motivasi
Ø Keinginan
untuk melaksanakan pekerjaan
Ø Berusaha
meningkatkan kemampuan
Ø Mempunyai
tanggungjawab dan mau menerima tantangan
Ø Adanya
keinginan untuk memperoleh prestasi
d. Rasa
kepercayaan
Ø Adanya
harapan positif
Ø Memberikan
kesempatan bertindak
Ø Melakukan
komunikasi
Ø Membina
hubungan sosial
Ø Adanya
anggapan positif
e. Adanya
etos kerja yang tinggi
Ø Menghormati
dan menghargai orangn lain,
Ø Tanggung
jawab,
Ø Kondisi
kerja yang kondusif,
Ø Keharmonisan,
Ø Kelanjutan
hubungan,
Ø Kerja
sama.
f. Stress
Ø Adanya
perasaan cemas, khawatir, takut dan lepas kendali
Ø Rasa
lelah, jantung berdebar dan adanya rasa sakit
Ø Buruknya
anggapan dan keyakinan terhadap sesuatu.
g. Pengambilan
keputusan
Ø Mengidentifikasi
masalah
Ø Menyembangkan
alternative
Ø Menyeleksi
alternative
Ø Mengimplementasikan
alternative
Ø Memonitoring
alternative yang dipilih

No comments:
Post a Comment